Langsung ke konten utama

Kawasaki Ninja 250, Motor Demo




Nama Chemonk Modified (CM) pastilah sudah tidak asing bagi komunitas Ninja. Sudah lama sekali modifikator satu ini memproduksi berbagai komponen khusus untuk motor keluaran Kawasaki. Baik yang 150 dan sekarang 250R.

Seiring berkembangnya bisnis, tentunya produksinya juga bertambah. "Karena itu saya buat motor ini yang dijadikan demo sekaligus show bike semua produk yang baru dari kami," kata Andri Irwan alias Chemonk.

Sudah sangat umum, kalau sekarang ini zamannya modif dengan konsep bolt on. Datang, pesan, pasang dan jadilah tampilan yang baru. Begitu juga dengan Ninja ini. "Konsep bodi sangat baru karena gabungan dari beberapa konsep bodi motor gede," tambah pria berkaca mata ini.

Misalnya buritan. "Bentuk lampunya terpengaruh Yamaha R6, tapi sisi kiri dan kanan dari Suzuki GSX," tambah modifikator yang mengandalkan bagan fiberglass untuk urusan pembuatan bodi.

Begitu juga untuk wilayah depan. Chemonk memastikan banyak ide baru yang diterapkan di motor ini. Bentuk fairing diambil dari Kawasaki ZX-6R. Tapi, ada cerita seru dan penuh kreatifitas untuk pembuatan lampu depan.

"Lampu itu murni custom CM, menggunakan material dari Honda Vario Techno," tambah pria plontos ini. Head lamp ini sekarang sudah menggunakan projector. Tapi, bagian cover lampunya menggunakan dari skubek Honda tadi.




"Caranya dengan membelah dua cover lampu Vario Techno tadi. Karena ternyata dengan seperti itu cocok dengan fairing ala ZX-6R ini," ungkapnya lagi.

Bagian lain yang menjadi produk unggulan CM adalah setang dan juga triple clamp alias segitiga. Baik yang atas maupun bawah. Semua bagian di wilayah kemudi sudah diganti.

"Kalau boleh sedikit promosi, segitiga ini terbuat dari bahan aluminium billet khusus. Bisa menghilangkan efek getar saat ngebut," bebernya panjang-lebar sambil berpromosi.

Selain itu jika dibandingkan dengan produk yang sama dari merek lokal lainnya, produk yang diberi label CM Racing Guide ini lebih tebal sekitar 10 mm.

Pada bagian tengah segitiga ini tertanam logo CM. "Itu dibuat khusus menggunakan karbon kevlar asli, sehingga setang ini selain kuat juga terlihat gaya," kata pemilik bengkel di Jl. Ashirot, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan ini.

Ditunjang segala kelebihan ini, bisa jadi motor demo untuk menarik sponsor. Jika ada keramean pasti nongol. Kalau tidak, semua variasi dicopot dan dibawa balap di Sentul. Itulah enaknya modif konsep bolt on, gampang bongkar pasangnya. (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Pelek: Honda RS125
Ban depan : Battlax 120/60-17
Ban belakang: Battlax 50/60-17
Sok belakang: RPMa
Setang: CM Racing Guide
Footstep: Yoshimura
Knalpot: R9 Titanium
CM: (021) 5349508

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Foto Hot Kirana Larasati Jadi Perbincangan

Giliran artis Kirana Larasati menjadi pembicaraan di dunia maya, setelah beredar foto-foto panas mirip wajahnya. Dua foto muncul di sebuah forum internet, sebelum kemudian mengundang penasaran dan komentar. Saat dihubungi Kirana, melalui manajernya, Yopie, Kamis (23/2/2012) mengaku belum mengetahui foto-foto yang tengah ramai menjadi perbincangan itu. Namun dengan nada yakin, bahwa foto-foto itu bukan lah Kirana Larasati. "Aku nggak percaya soal itu. Aku mau lihat dulu seperti apa fotonya," tegasnya sebagaimana dilansir detikhot.com. Dua foto tersebut menampilkan seseorang yang mirip dengan bintang film Perempuan Punya Cerita (2008) itu. Pada foto pertama, terlihat tengah berbaring santai, sementara foto kedua tengah berpose tanpa mengenakan pakaian, dengan rambut panjang yang menutup dadanya. Pada foto kedua memiliki kualitas kurang bagus, sedikit kabur. (kpl/dar)

Yamaha Mio Sporty, Pelatuk Roller Jadi Senjata!

Main di mana saja yang penting psiton 58 mm Hingga kini, Mio lansiran 2010 milik Marsyad selalu menang saat diadu balap trek lurus 500 meter malam hari. Senjatanya pamungkasnya, ada di pelatuk kem model roller! “Dari pertama buat sampai saat ini, motor belum pernah kalah. Asalkan, spek yang diadu sama dengan regulasi. Yaitu, pakai piston diameter 58,5 mm, klep aslinya, stroke standar dan pengapian masih tetap bawaan pabrik. Setiap menang, wajib hukumnya untuk bongkar mesin. Supaya tidak ada kejanggalan satu sama lain,” jelas Marsyad yang warga Tangerang, Banten itu. Lanjut! Pemakaian roller rocker arm bikin kinerja pelatuk dan kem jadi lebih ringan gesekan. Akibatnya, putaran mesin jadi tidak terbebani. Selain itu, panas yang dihasilkan bisa di bawah pelatuk biasa. Ini menggeser pelatuk model konvensional yang diusung Yamaha Mio Sporty. Soal racikan engine, Marsyad mempercayakan ke Abdul Syukur. Doi, mekanik dari bengkel Auto Sonic (AS) di Jl. Masjid Al-Gofur, Pondok Aren, Ta...

Senyuman Manis Laudya Cynthia Bella

Laudya Cynthia Bella atau lebih akrab disapa Bella tersenyum manis saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan baru-baru ini. Dalam kesempatan itu, Bella tampil simple tapi tetap chic dengan busana hitam-putihnya.