Langsung ke konten utama

Kekuatan U-21 Belum Dapat Diprediksi




JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator tim nasional, Bob Hippy, tak terlalu mengharapkan hasil sempurna bisa diraih timnas U-21 dalam turnamen Hasanah Bolkiah Trophy pada 25 Februari mendatang. Pasalnya, tim masih terkendala hal teknis menjelang turnamen ini.

"Tentu ingin kita harapkan yang terbaik. Tapi kita memiliki problem kompetisi di usia dini yang belum berjalan. Kalau tidak ada kompetisi kita akan sulit mendapatkan pemain berkualitas," ujar Bob ketika dihubungi wartawan, Senin (9/1/2012).

Bob menjelaskan, pihaknya hanya punya waktu empat hari untuk mengumpulkan pemain yang ingin diseleksi. Hal ini menurutnya tidak ideal bagi sebuah timnas.

"Perlu ada kompetisi rutin selama 30 partai agar mental kompetisi dan kualitas pemain terlihat. Sejauh ini belum terlalu kelihatan bagaimana kualitas dan sejauh mana kekuatan mereka," tutur pria yang juga anggota Komite Eksekutif PSSI tersebut.

Bob memandang bahwa kompetisi dapat menjadi jalan untuk mendapatkan pemain yang berkualitas. Oleh karena itu, pada bulan Januari nantu, PSSI akan mulai menggelar kompetisi U-19.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Foto Hot Kirana Larasati Jadi Perbincangan

Giliran artis Kirana Larasati menjadi pembicaraan di dunia maya, setelah beredar foto-foto panas mirip wajahnya. Dua foto muncul di sebuah forum internet, sebelum kemudian mengundang penasaran dan komentar. Saat dihubungi Kirana, melalui manajernya, Yopie, Kamis (23/2/2012) mengaku belum mengetahui foto-foto yang tengah ramai menjadi perbincangan itu. Namun dengan nada yakin, bahwa foto-foto itu bukan lah Kirana Larasati. "Aku nggak percaya soal itu. Aku mau lihat dulu seperti apa fotonya," tegasnya sebagaimana dilansir detikhot.com. Dua foto tersebut menampilkan seseorang yang mirip dengan bintang film Perempuan Punya Cerita (2008) itu. Pada foto pertama, terlihat tengah berbaring santai, sementara foto kedua tengah berpose tanpa mengenakan pakaian, dengan rambut panjang yang menutup dadanya. Pada foto kedua memiliki kualitas kurang bagus, sedikit kabur. (kpl/dar)

Yamaha Mio Sporty, Pelatuk Roller Jadi Senjata!

Main di mana saja yang penting psiton 58 mm Hingga kini, Mio lansiran 2010 milik Marsyad selalu menang saat diadu balap trek lurus 500 meter malam hari. Senjatanya pamungkasnya, ada di pelatuk kem model roller! “Dari pertama buat sampai saat ini, motor belum pernah kalah. Asalkan, spek yang diadu sama dengan regulasi. Yaitu, pakai piston diameter 58,5 mm, klep aslinya, stroke standar dan pengapian masih tetap bawaan pabrik. Setiap menang, wajib hukumnya untuk bongkar mesin. Supaya tidak ada kejanggalan satu sama lain,” jelas Marsyad yang warga Tangerang, Banten itu. Lanjut! Pemakaian roller rocker arm bikin kinerja pelatuk dan kem jadi lebih ringan gesekan. Akibatnya, putaran mesin jadi tidak terbebani. Selain itu, panas yang dihasilkan bisa di bawah pelatuk biasa. Ini menggeser pelatuk model konvensional yang diusung Yamaha Mio Sporty. Soal racikan engine, Marsyad mempercayakan ke Abdul Syukur. Doi, mekanik dari bengkel Auto Sonic (AS) di Jl. Masjid Al-Gofur, Pondok Aren, Ta...

Senyuman Manis Laudya Cynthia Bella

Laudya Cynthia Bella atau lebih akrab disapa Bella tersenyum manis saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan baru-baru ini. Dalam kesempatan itu, Bella tampil simple tapi tetap chic dengan busana hitam-putihnya.