Langsung ke konten utama

Kawasaki Ninja 250R, Ninjanya Stoner

Casey Stoner boleh saja menjadi juara dunia MotoGP 2011 bersama Honda. Tapi, ternyata doi menyimpan Ninja 250R di Indonesia. Beneran? Jangan panik dulu Bro, ini hanya sebuah cerita dibalik ubahan Ninja milik Budi Susanto ini.

Hal itu karena grafis yang dipakai adalah motif Stoner saat masih bersama LCR Honda. lengkap dengan nomor 27 di bagian buritan. "Hal ini juga mengikuti helm saya yang memang replikanya Stoner," kata Budi.   

Tapi, tentu saja kalau grafis doang nggak asyik. Masak juara dunia pakai motor 250 cc. "Akhirnya dimodifikasi supaya terlihat lebih besar sehingga cocok menjadi motornya juara dunia," timpal Shen-Shen dari Artisis Custom (AC) yang melakukan seluruh ubahan.
Pilihannya adalah menggunakan kaki-kaki full Kawasaki ZX-10R. Apa sebab? "Karena ini merupakan limbah Kawasaki, jadinya enggak silang dengan merek motor lain," lanjut modifikator berambut cepak ini.

Selain itu ternyata inilah limbah yang paling gampang dipasang di Ninja 250R. "Tak banyak ubahan, hanya perlu memperbesar lubang as di sasis Ninja untuk pegangan arm," jelas pemilik bengkel di Jl. V No. 3, Teluk Gong, Jakarta Utara ini.  

Lubang as arm di sasis Ninja dibubut atau sampai 1,2 milimeter. Setelah itu arm ZX-10R bisa dipasang di rangka Ninja 250R. Memang arm ini sedikit lebih panjang dibandingkan standarnya, tapi itu tidak jadi masalah. Malah memberi keuntungan lain. 

"Sebab dengan arm yang lebih panjang dan besar ini membuat bisa berkreasi untuk mendesain bodinya," cerita Shen-Shen lagi yang memilih membuat bodi custom full fiber ini. 
Tentu saja konsepnya masih full fairing. Bodi baru yang besar ini murni desainnya, namun sedikit meniru Yamaha R6. "Tapi, hanya di belakang saja, wajarlah kalau mirip moge benaran," kilah modifikator ramah ini. Mantap! 

Spion Tambahan
Bagi pengguna Ninja 250R ada sedikit kendala saat harus selap-selip di tengah kemacetan Jakarta. Tak jarang kaca spion yang nempel di bagian fairing depan bersenggolan dengan mobil atau motor lain. Solusinya spion tadi ditekuk. Tapi, kan jadi enggak bisa lihat belakang dong? 
Nah, untuk mengatasi masalah ini, Budi kasih solusi menarik. "Saya pasang spion cembung yang dipasang di tengah-tengah visor. Fungsinya sama dan hasilnya cukup untuk melihat ke belakang," kata anggota Ninja 250 West Chapter ini. 

Jika sudah dipasang seperti ini, dua batang spion di bagian depan tadi bisa ditekuk. Tapi, omong-omong kalau ada razia kira-kira Pak Polisi paham enggak ya dengan spion seperti ini?(motorplus-online.com)

 DATA MODIFIKASI
Pelek: Kawasaki ZX 1000
Ban depan : Metzeler 120/70-17 Ban belakang : Metzeler 180/70-17
Upside down: ZX-10R
Caliper: Tokico
Knalpot: Gorila
Slang rem: Hel
Disc brake:  ZX-10R
Cat: Sikkens
AC: 0813-8010-3232

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Foto Hot Kirana Larasati Jadi Perbincangan

Giliran artis Kirana Larasati menjadi pembicaraan di dunia maya, setelah beredar foto-foto panas mirip wajahnya. Dua foto muncul di sebuah forum internet, sebelum kemudian mengundang penasaran dan komentar. Saat dihubungi Kirana, melalui manajernya, Yopie, Kamis (23/2/2012) mengaku belum mengetahui foto-foto yang tengah ramai menjadi perbincangan itu. Namun dengan nada yakin, bahwa foto-foto itu bukan lah Kirana Larasati. "Aku nggak percaya soal itu. Aku mau lihat dulu seperti apa fotonya," tegasnya sebagaimana dilansir detikhot.com. Dua foto tersebut menampilkan seseorang yang mirip dengan bintang film Perempuan Punya Cerita (2008) itu. Pada foto pertama, terlihat tengah berbaring santai, sementara foto kedua tengah berpose tanpa mengenakan pakaian, dengan rambut panjang yang menutup dadanya. Pada foto kedua memiliki kualitas kurang bagus, sedikit kabur. (kpl/dar)

Yamaha Mio Sporty, Pelatuk Roller Jadi Senjata!

Main di mana saja yang penting psiton 58 mm Hingga kini, Mio lansiran 2010 milik Marsyad selalu menang saat diadu balap trek lurus 500 meter malam hari. Senjatanya pamungkasnya, ada di pelatuk kem model roller! “Dari pertama buat sampai saat ini, motor belum pernah kalah. Asalkan, spek yang diadu sama dengan regulasi. Yaitu, pakai piston diameter 58,5 mm, klep aslinya, stroke standar dan pengapian masih tetap bawaan pabrik. Setiap menang, wajib hukumnya untuk bongkar mesin. Supaya tidak ada kejanggalan satu sama lain,” jelas Marsyad yang warga Tangerang, Banten itu. Lanjut! Pemakaian roller rocker arm bikin kinerja pelatuk dan kem jadi lebih ringan gesekan. Akibatnya, putaran mesin jadi tidak terbebani. Selain itu, panas yang dihasilkan bisa di bawah pelatuk biasa. Ini menggeser pelatuk model konvensional yang diusung Yamaha Mio Sporty. Soal racikan engine, Marsyad mempercayakan ke Abdul Syukur. Doi, mekanik dari bengkel Auto Sonic (AS) di Jl. Masjid Al-Gofur, Pondok Aren, Ta...

Senyuman Manis Laudya Cynthia Bella

Laudya Cynthia Bella atau lebih akrab disapa Bella tersenyum manis saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan baru-baru ini. Dalam kesempatan itu, Bella tampil simple tapi tetap chic dengan busana hitam-putihnya.