Langsung ke konten utama

Merawat Gigi Jauhkan Penyakit Jantung


Kompas.com - Mulut merupakan gerbang tubuh kita. Sayangnya, gerbang tersebut dipenuhi oleh bakteri, bahkan jumlahnya melebihi jumlah manusia di bumi. Mayoritas bakteri tersebut tidak berbahaya. Sepanjang kebersihan gigi dan mulut terjaga serta sistem imun tubuh selalu prima, bakteri akan terkendali.

Tetapi jika kita malas membersihkan gigi atau kekebalan tubuh sedang lemah, bakteri yang jahat bisa berkembang biak. Dalam satu hari bakteri itu bisa membentuk koloni di seluruh permukaan mulut dan membentu substansi lengket yang disebut plak di permukaan gigi. Lama kelamaan, asam di dalam plak akan menyebabkan lubang di gigi dan penyakit gusi.

Sayangnya, bakteri di mulut bukan hanya menyebabkan kerusakan di sekitar mulut saja tapi juga organ-organ tubuh yang jauh, misalnya fungsi jantung atau ginjal.

Meski jarang terjadi, jika gigi berlubang didiamkan dan tidak dirawat, bakteri patogen di mulut bisa memasuki pembuluh darah dan menyebabkan infeksi di tempat lain. Bakteri ini juga bisa menyebabkan peradangan di arteri dan meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke, terutama jika kita sudah lebih dulu memiliki faktor risiko penyakit tersebut.

Menurut drg.Zaura Anggraeni, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), penyebaran penyakit dari gigi ke organ tubuh lain terjadi karena adanya focal infeksi, yakni infeksi kronis di suatu tempat dan memicu penyakit di tempat lain.

"Dampak sakit gigi bisa luas, padahal pencegahannya mudah dan sederhana. Membersihkan gigi sehari dua kali dan melakukan kontrol ke dokter gigi setiap 6 bulan," katanya dalam acara pencanangan Bulan Kesehatan Gigi Nasional yang bekerjasama dengan Pepsodent dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ia menegaskan, perhatian terhadap kesehatan gigi saat ini ditekankan sejak gejala awal, dideteksi dini dan perawatan sesegera mungkin. Hal ini memungkinkan perbaikan jaringan dengan sesedikit mungkin perawatan invasif. "Kalau kita berobat ke dokter dalam kondisi gigi sudah busuk tentu biayanya akan mahal," katanya.

Komentar

  1. wah mangstab gan :2thumbup teist keluar emotion gak gan

    BalasHapus
  2. kaga ada emotionya syid... maklum nubie.. :p

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review SOUL GT (temen ane dari kaskus : ikhsanlie ►)

review awal testing hari jumat-sabtu kemarin (nilai plus): -Suara mesin halussss bgt overall puas ane gan -Stater lumayan haluslah walau gak sehalus new vario 125 ane,tp overall ane puas gan -Getaran mesin halus dibanding mio ade ane & nouvo z ane, ini mio soul GT getarannya halusss overall ane puas gan -Ergonomi & kenyamanan posisi riding overall ane puas gan (ane ada;ah seorang rider dengan berat badan 125kg & tinggi 170cm) -Kenyaman posisi berboncengan juga overall ane puas gan (posisi footstep boncengers nyaman gan) -Cahaya lampu utama depan sebaran diaspal cukup baik,fokus & terangnya menurut ane lebih bagus dibanding new vario 125 & nouvo z ane, jd overall ane puas juga (walau agak kecewa dengan adanya AHO ) -Bodynya,lekukannya,stripingnya & emblem mio GT nya ane puas banget gan,demen banget ane lihatin lekukan bodynya -Walaupun motor menurut ane cukup pendek, tapi entah mengapa tiap ane lewat poldur gak mentok gan, ane puas deh dibanding dulu ...

Yamaha Mio Sporty, Pelatuk Roller Jadi Senjata!

Main di mana saja yang penting psiton 58 mm Hingga kini, Mio lansiran 2010 milik Marsyad selalu menang saat diadu balap trek lurus 500 meter malam hari. Senjatanya pamungkasnya, ada di pelatuk kem model roller! “Dari pertama buat sampai saat ini, motor belum pernah kalah. Asalkan, spek yang diadu sama dengan regulasi. Yaitu, pakai piston diameter 58,5 mm, klep aslinya, stroke standar dan pengapian masih tetap bawaan pabrik. Setiap menang, wajib hukumnya untuk bongkar mesin. Supaya tidak ada kejanggalan satu sama lain,” jelas Marsyad yang warga Tangerang, Banten itu. Lanjut! Pemakaian roller rocker arm bikin kinerja pelatuk dan kem jadi lebih ringan gesekan. Akibatnya, putaran mesin jadi tidak terbebani. Selain itu, panas yang dihasilkan bisa di bawah pelatuk biasa. Ini menggeser pelatuk model konvensional yang diusung Yamaha Mio Sporty. Soal racikan engine, Marsyad mempercayakan ke Abdul Syukur. Doi, mekanik dari bengkel Auto Sonic (AS) di Jl. Masjid Al-Gofur, Pondok Aren, Ta...

Paket Bore-Up 130 cc Honda Beat, Kompetisi Dan Harian Monggo!

OTOMOTIFNET - Buat motomania yang pilih Honda BeAT, tentu sudah merasakan ketangguhan dan keandalan mesinnya. Meski begitu, buat yang masih merasa kurang puas sama tarikan standarnya, bisa melakukan upgrade performa jadi 130 cc. Bisa dipakai buat harian atau turun di ajang resmi balap skutik. Maklum, di Tanah Air sedang ramai matic race (drag matic atau road race). Toh di arena kompetisi motor tanpa gigi (kelas 130 cc) di kancah motoprix sudah resmi masuk jadi MP7. Mau tau paket bore-up 130 yang ditawarkan bengkel? Gampang! Intinya, “Biar motor jadi tambah kenceng, maka yang harus dilakukan mengganti piston yang lebih besar,” ucap Jessi Ligasiswanto alias Coki, bos JP Racing di Jl. Cendrawasih No.6EF, Sawah Lama, Tangerang, Banten, salah satu penggarap skutik bore-up balap. Piston Demi tingkatkan volume ruang bakar, diganti produk aftermarket berdiameter lebih besar (gbr.1). Tujuannya agar bensin yang masuk ke ruang bakar lebih banyak, sehingga pembakaran meningkat. “Kal...