Langsung ke konten utama

Nyeri Leher Sering Diderita Pengguna Ponsel


Kompas.com - Sebuah gangguan kesehatan baru yang diderita leher atau disebut "text neck" makin banyak dialami seiring dengan meningkatnya durasi orang menggunakan ponsel pintar atau pun tablet PC.

Kondisi yang mengganggu tersebut antara lain disebabkan karena posisi tubuh dengan leher dan kepala tertarik ke depan dan menunduk dalam waktu lama sehingga terjadi peregangan leher.  
Menurut para ahli chripractic atau ahli koreksi tulang belakang, bila kondisi tersebut dibiarkan bisa menyebabkan kerusakan artritis yang permanen karena posisi lengkungan alami leher terganggu.
Rachael Lancaster, chiropractor dari Freedom Back Clinics mengaku ia telah melakukan terapi pada ribuan pasien yang menderita "text neck". "Umumnya pasien mengeluhkan sakit kepala, nyeri di pundak, tangan dan lengan," katanya.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut terjadi karena otot dan persendian di leher tidak didesain untuk menahan peregangan dalam waktu lama. Memaksakan kondisi ini akan menyebabkan otot dan sendi tertekan.
Leher sebagai penyangga kepala setiap saat harus menahan beban kepala manusia yang rata-rata beratnya 4,5 - 5,5 kg. Bila kita berada dalam posisi leher teregang terlalu lama maka beban yang disangga leher menjadi lebih berat lagi.
Menurut Tim Hutchful, dari British Chriopractic Association, anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan pada gangguan leher ini karena ukuran rasio kepala mereka lebih besar daripada ukuran tubuhnya. Selain itu perempuan yang memiliki leher ramping juga harus lebih berhati-hati menjaga postur tubuhnya.
Pada kasus yang parah, terkadang otot-otot beradaptasi dengan posisi yang teregang itu sehingga saat menimbulkan rasa nyeri saat akan diluruskan ke posisinya yang benar.
"Bayangkan kita duduk sambil melipat kaki selama 10 menit. Itu bisa menyebabkan otot menjadi kaku dan nyeri saat akan diluruskan kembali. Hal yang sama terjadi pada leher saat kita sibuk mengutak-atik ponsel," katanya.
Untuk mencegahnya, Lancaster menyarankan agar kita mengambil jeda setiap beberapa menit saat menggunakan ponsel atau tablet. Selain itu, lakukan stretching pada kepala, leher, dan juga bahu secara teratur. Untuk menjaga postur tubuh tetap benar, posisikan layar ponsel sedikit lebih tinggi saat dibaca.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review SOUL GT (temen ane dari kaskus : ikhsanlie ►)

review awal testing hari jumat-sabtu kemarin (nilai plus): -Suara mesin halussss bgt overall puas ane gan -Stater lumayan haluslah walau gak sehalus new vario 125 ane,tp overall ane puas gan -Getaran mesin halus dibanding mio ade ane & nouvo z ane, ini mio soul GT getarannya halusss overall ane puas gan -Ergonomi & kenyamanan posisi riding overall ane puas gan (ane ada;ah seorang rider dengan berat badan 125kg & tinggi 170cm) -Kenyaman posisi berboncengan juga overall ane puas gan (posisi footstep boncengers nyaman gan) -Cahaya lampu utama depan sebaran diaspal cukup baik,fokus & terangnya menurut ane lebih bagus dibanding new vario 125 & nouvo z ane, jd overall ane puas juga (walau agak kecewa dengan adanya AHO ) -Bodynya,lekukannya,stripingnya & emblem mio GT nya ane puas banget gan,demen banget ane lihatin lekukan bodynya -Walaupun motor menurut ane cukup pendek, tapi entah mengapa tiap ane lewat poldur gak mentok gan, ane puas deh dibanding dulu ...

Yamaha Mio Sporty, Pelatuk Roller Jadi Senjata!

Main di mana saja yang penting psiton 58 mm Hingga kini, Mio lansiran 2010 milik Marsyad selalu menang saat diadu balap trek lurus 500 meter malam hari. Senjatanya pamungkasnya, ada di pelatuk kem model roller! “Dari pertama buat sampai saat ini, motor belum pernah kalah. Asalkan, spek yang diadu sama dengan regulasi. Yaitu, pakai piston diameter 58,5 mm, klep aslinya, stroke standar dan pengapian masih tetap bawaan pabrik. Setiap menang, wajib hukumnya untuk bongkar mesin. Supaya tidak ada kejanggalan satu sama lain,” jelas Marsyad yang warga Tangerang, Banten itu. Lanjut! Pemakaian roller rocker arm bikin kinerja pelatuk dan kem jadi lebih ringan gesekan. Akibatnya, putaran mesin jadi tidak terbebani. Selain itu, panas yang dihasilkan bisa di bawah pelatuk biasa. Ini menggeser pelatuk model konvensional yang diusung Yamaha Mio Sporty. Soal racikan engine, Marsyad mempercayakan ke Abdul Syukur. Doi, mekanik dari bengkel Auto Sonic (AS) di Jl. Masjid Al-Gofur, Pondok Aren, Ta...

Paket Bore-Up 130 cc Honda Beat, Kompetisi Dan Harian Monggo!

OTOMOTIFNET - Buat motomania yang pilih Honda BeAT, tentu sudah merasakan ketangguhan dan keandalan mesinnya. Meski begitu, buat yang masih merasa kurang puas sama tarikan standarnya, bisa melakukan upgrade performa jadi 130 cc. Bisa dipakai buat harian atau turun di ajang resmi balap skutik. Maklum, di Tanah Air sedang ramai matic race (drag matic atau road race). Toh di arena kompetisi motor tanpa gigi (kelas 130 cc) di kancah motoprix sudah resmi masuk jadi MP7. Mau tau paket bore-up 130 yang ditawarkan bengkel? Gampang! Intinya, “Biar motor jadi tambah kenceng, maka yang harus dilakukan mengganti piston yang lebih besar,” ucap Jessi Ligasiswanto alias Coki, bos JP Racing di Jl. Cendrawasih No.6EF, Sawah Lama, Tangerang, Banten, salah satu penggarap skutik bore-up balap. Piston Demi tingkatkan volume ruang bakar, diganti produk aftermarket berdiameter lebih besar (gbr.1). Tujuannya agar bensin yang masuk ke ruang bakar lebih banyak, sehingga pembakaran meningkat. “Kal...